Kamis, 12 November 2009

Getting it Right at McDonald


catatan ini menceritakan bagaimana Mc Donald bisa menjadi restoran fast food yang jaringannya tersebar diseluruh dunia, adalah Ray Crock yang memulai ini semua dengan sistemnya yang dikenal sekarang dengan sistem Ray Crocks, main core prinsip dari sistem ini adalah memelihara kepuasan pelanggan, dimana dengan system ini ia dapat meningkatkan efisiensi dan membuat perusahaan lebih tanggap akan kebutuhan konsumen. System ini juga memberikan penjelasan masing-masing bagian dengan mendetail bagaimana setiap restoran McDonald’s dioperasikan dan dikelola System control Kroc yang didasarkan pada beberapa komponen, pertama ia mengembangkan system yang menyeluruh dari peraturan dan prosedur untuk pemilik franchise dan karyawannya dalam menjalankan restoran McDonald’s. Dinama semua karyawan dilatih untuk mengetahui semua proses yang berlangsung di restoran tersebut, seperti bagaimana caranya memasak burger, menggoreng kentang, menyapa konsumen dan membersihkan meja.
Setiap calon pemilik franchise harus mengikuti “Hamburger University” yaitu pusat pelatihan perusahaan McDonald’s di Chicago. Dimana selama disana mereka akan menjalani program latihan intensive yang cukup lama untuk mempelajari semua aspek dari pengoperasian McDonald’s. dan pada gilirannya nanti mereka diharapkan dapat melatih tim kerja mereka dan memastikan karyawan dapat mengerti prosesdur operasional dengan baik dan benar.
Krock’s mencoba mengontrol kualitas dengan baik melalui aturan tertulis dan prosedur yang spesifik. melalui penilaian kinerja dari berbagai macam tugas, Kroc’s membangun system ini dengan aturan dan prosedur dengan standar kegiatan McDonald’s, dengan itu para pelanggan di seluruh dunia akan selalu menemukan kualitas yang sama pada segi cita rasa makanan dan pelayanannya.
Untuk para managernya , manager di McDonald’s secara berkala harus mengunjungi restoran mereka , yang dimiliki oleh franchisee, dimana franchisee hanya diizinkan mengoperasikan restoran mereka dengan aturan-aturan McDonald’s. Tidak hanya dalam hal efisiensi, kualitas dan pelayanan konsumen, McDonald’s juga mengembangkan norma, nilai dan budaya organisasi, yang menjadikan karyawan mereka memiliki standar dalam melayani dan memperlakukan konsumen. Dan lebih dari itu semua, McDonald’s mencoba memasukkan pelanggan kedalam budaya mereka, dimana mereka menunjukkan kepedulian mereka terhadap konsumen dengan membangun playground, menawarkan paket hemat, dan mengorganisai pesta ulang tahun untuk anak-anak. Focus dan tanggap tehadap kebutuhan konsumen, serta terus melakukan perbaikan secara berkesinambungan, dan control terhadap kualitas adalah strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan yang telah diterapkan oleh McDonald’s

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar