Minggu, 15 November 2009

Indomie..Indorasa




baru2 ini bang jeky punya kesempatan mengunjungi perusahaan mi instan terbesar yang dimiliki oleh indonesia apa lagi kalo bukan indofood, sebuah perusahaan di bawah grup salim yang memiliki varian mie terbanyak, bermacam2 rasa mulai dari rasa soto, rasa kari, rasa ayam bawang, rasa daging sapi, kemudian ada juga mie goreng lengkap dengan berbagai macam rasa, juga ada yang bentuk kemasannya seperti gelas yang diberi label pop mie dan ada juga mie yang tidak instan alias mie yang tidak menyertakan bumbu dalam kemasannya seperti mie telur dll sebagainya, pokoknya komplit, plit plit. Yang patut kita banggakan adalah rasa-rasa dari mie tersebut mewakili keberagaman nuansa khas kuliner yang dimiliki indonesia..misalnya rasa sotonya ada yang rasa soto medan, soto banjar, soto betawi, dll semuanya mewakili budaya kuliner daerahnya masing-masing. ada mie celor palembang, ada mie goreng cakalang dan juga ada rasa sate...sungguh suatu terobosan yang ruarrr biasa dalam dunia per mie an. indofood sadar betul akan kekayaan kuliner yang dimiliki oleh indonesia, mereka melakuakan survey dan investigasi yang cukup mendalam ketika melihat potensi yang begitu besar namun belum dikelola secara maksimal. tentu menarik bagi kita untuk mengetahui bagaimana sebuah perusahaan besar seperti indofood ini mengelola dan mempertahankan market share nya sehingga tetap menjadi market leader di industri mie instan, salah satunya, ya itu tadi...diversifikasi produk yang nasionalis dgn mengangkat budaya kuliner daerah dalam penciptaan varian-varian baru mereka sehinga menjadikan indomie memiliki keungulan kompetitif dibanding pesaing2nya, diversifikasi rasa yang mereka lakukan sangat membumi dengan masyarakat indonesia, dengan cita rasa nusantara yang menjadi konsepnya tidak mengurangi nilai ekonomis perusahaan malah menciptakan brand awareness tersendiri di mata masyarakat. Ada lagi yang menarik yang dapat kita cermati, bagaimana perusahaan mie terbesar ini memenuhi suplai bahan bakunya, yang komponen utamanya adalah terigu yang kita tahu terbuat dari gandum.., setau bang jeky gandum adalah tanaman yang tidak sesuai untuk dibudidayakan di negara kita. berdasarkan syarat tumbuhnya, gandum tidak akan dapat tumbuh secara optimal di iklim tropis seperti negara kita. beberapa penelitian telah dilakukan, gandum dapat tumbuh dengan baik secara vegetatif namun ketika memasuki fase generatif,hasil yang kita didapat tidak sesuai dengan yang diharapkan. Nah bagimana perusahaan mengatasi kendala tersebut, supply chain management yang seperti apa yang diterapkan oleh perusahaan??..indofood mengatasinya dengan membikin pabrik penggilingan biji gandum untuk memproses biji gandum yang mereka impor. selain untuk kebutuhan mereka sendiri gandum yang sudah diolah tersebut juga mereka pasarkan untuk masyarakat umum, dibawah bendera anak perusahaannya Bogasari, indofood dapat dengan leluasa memenuhi kebutuhan raw material mereka, ketersediaan akan tepung terigu yang mereka butuhkan dapat terjamin kontinuitas suplainya. Disamping itu juga perusahaan mendapatkan profit yang tak kalah besarnya di bisnis pendukung mereka ini, industri-industri lain baik skala menengah dan kecil yang bahan bakunya menggunakan tepung terigu semakin tumbuh di semua belahan bumi tercinta ini,mulai dari pabrik-pabrik roti sampai pedagang mie ayam keliling merasakan manfaatnya. Selain bogasari indofood juga mengakuisisi perusahaan perkebunan london sumatera (lonsum) dan menjadi pemegang saham mayoritas, setelah mereka melakukan tukar guling saham antara keluarga Salim (indofood)dan keluarga sariatmaja (pemilik sctv) dimana keluarga sariatamaja menukarkan saham mereka di PP Lonsum (perkebunan) dan sebagai gantinya mereka mendapatkan saham di Indosiar, perusahaan media milik keluarga Salim. Dari peristiwa ini kita melihat adanya keinginan masing2 keluarga baik keluarga Salim maupun keluarga Sariatmaja untuk mengoptimalkan perusahaan mereka dengan melakukan ekspansi bisnis namun tetap concern pada core bussiness mereka. Yang mereka lakukan adalah bisnis baru mereka harus mendukung dan didukung oleh bisnis mereka yang ada sekarang sehingga akselerasi pertumbuhan usaha dan bisnis yang inginkan perusahaan dapat dengan mudah dicapai.

Jumat, 13 November 2009

Cicak...i love u full



ufph...kpk versus polri dan kejaksaan beritanya trus-trusan menghiasi semua media di negeri ini..ya koran, radio dan tv...tiap hari coy...sampe bingung mau milih chanel tv yang mana, ini berita tetep aja nongol. memang sih beritanya top punya, tentang dugaan rekayasa kriminalisasi kpk yang dilakukan oleh polri dan kejaksaan.. wah,,,yg bener aja bro...pikiran orang awam gak mungkin kan institusi2 yang menjadi simbol penegakan keadilan di negeri ini bertikai gara2 diantara mereka dianggap kriminal wrakadah..piye toh.., tapi bang jeki yakin ada asap pasti ada api..maksudnya gak mungkin ini berita gak ada sumbernya...apalagi mereka2 yang bertikai itu bukan orang sembarangan coy...pejabat..sosok yang jadi panutan di negeri ini. usut-punya usut ini berita didapet dari pimpinan kpk non aktif yang sekarang penghuni sementara hotel prodeo di mabes polri, bang AA.. tp kok kenapa ya bang AA tega menuduh institusinya sendiri dan teman2nya menerima suap?..apa karena bang AA tau persis kejadiannya? wallahu alam semuanya masih gelap..ibarat hijab yang belum terbuka.
tapi dari semua peristiwa-peristiwa yang terjadi akhir2 ini, bang jeki bener2 prihatin dan nelangsa terhadap potret buram dunia penegak keadilan kita.., mereka adalah garda terdepan yang seharusnya menjadi pengayom dan tempat berlindung bagi masyarakat indonesia untuk menyampaikan dan menumpahkan segala permasalahan hukum yang dialami oleh rakyatnya...tapi mereka malah bertengkar dan saling menjatuhkan. terlepas dari salah atau tidaknya, pertikaian ini harus dihentikan sesegera mungkin.. bang jeki udah mau huek..melihat masalah ini belum berkesudahan.. terus terang bang jeki sih lebih memilih menjadi cicak tapi cicak yang dapat menelan nyamuk-nyamuk korupsi daripada jadi buaya tapi ditipu dan diperdaya terus sama si kancil..iya kan?
kalau diamati lebih jauh..memang si cicak lebih bersih bro, dan kinerjanya sdh terbukti dalam 1 dekade ini..banyak sudah para Kxxxxxptor di negeri ini yang sudah jadi mangsanya...mulai dari anggota dpr,bupati, walikota, petinggi kejaksaan dan polri de el el semua sudah disikat sama si cicak, pokoke diberantas kabeh... nah bang jeki mmulai beranalisa (cieee) jgn2 nih cicak mau di habisin oleh musuh2nya yang kebanyakan berkantong tebal karena merasa terganggu dgn sepak terjangnya yang maen hantam kromo tanpa tedeng aling2 semua disikat ciaaat...,pokoknya belum ada institusi yang punya nyali kayak si cicak ini sebelumnya, jadi wajar kan kalo sang cicak pun menjadi musuh bersama. nah yang ini bang jeki bener2 gak setuju kalo memang alasan2 tersebut digunakan oleh mereka2 yang merasa terganggu dgn kiprah sang cicak hingga membikin suatu rencana rekayasa agar si cicak dicoreng mukanya oleh tindakan2 pidana yang dilakukan oleh pimpinan2 institusi cicak itu..seolah2 mereka menggunakan kekuasaan mereka untuk memeras orang lain yang sedang memiliki perkara di lembaga itu..dan berita yang beredar sekarang telah menggiring opini masyarakat ke arah situ..(bang jeki jg ikut2 an tergiring).. ada dugaan upaya kriminalisasi terhadap lembaga kpk. wah kalo bener-bener dugaan ini nyata adanya pak SBY harus turun gunung dong jgn hanya mengamati dari menara gadingnya karena ini dampaknya sangat luas terhadap kepercayaan masyarakat terhadap institusi2 tersebut. jangan sampai opini negatif masyarakat terakumulasi hingga tersalur dalam bentuk yang anarkis dan destruktif ( walah ribet ngomongnya).
tapi bang jeki masih menyimpan harapan bahwa semua yang dituduhkan tersebut tidak benar, kpk tidak terbukti menyalahgunakan wewenang, polisi dan jaksa pun tidak terbukti merekayasa, semua hanya berpegang pada kebenaran yang menjadi tugas dan fungsi mereka, motivasi kpk hanyalah untuk menyelamatkan uang negara hingga mereka tak perlu dibatasi dalam kewenangan, semua bisa dilakukan asal uang negara dapat selamat dan para tikus2 koruptor terpenjara di nusa kambangan yang indah..bang jeki yakin rakyat pasti memakluminya, untuk kepentingan yang lebih besar. begitu juga polri dan kejaksaan semata2 hanyalah menjalankan tugas mereka untuk melindungi hak2 warganya yang mungkin teraniaya dengan tindakan yang berlebihan dan penuh semangat patriotisme nan heroik yang dilakukan oleh kpk, sehingga semuanya dapat berakhir dengan happy ending.. tak ada salahnya kalau mereka yang bertikai merendahkan egonya dan berjabat tangan sambil mengepalkan tangan kepada para koruptor yang sekarang siap2 bernyanyi lagu kemenangan

Kamis, 12 November 2009

Getting it Right at McDonald


catatan ini menceritakan bagaimana Mc Donald bisa menjadi restoran fast food yang jaringannya tersebar diseluruh dunia, adalah Ray Crock yang memulai ini semua dengan sistemnya yang dikenal sekarang dengan sistem Ray Crocks, main core prinsip dari sistem ini adalah memelihara kepuasan pelanggan, dimana dengan system ini ia dapat meningkatkan efisiensi dan membuat perusahaan lebih tanggap akan kebutuhan konsumen. System ini juga memberikan penjelasan masing-masing bagian dengan mendetail bagaimana setiap restoran McDonald’s dioperasikan dan dikelola System control Kroc yang didasarkan pada beberapa komponen, pertama ia mengembangkan system yang menyeluruh dari peraturan dan prosedur untuk pemilik franchise dan karyawannya dalam menjalankan restoran McDonald’s. Dinama semua karyawan dilatih untuk mengetahui semua proses yang berlangsung di restoran tersebut, seperti bagaimana caranya memasak burger, menggoreng kentang, menyapa konsumen dan membersihkan meja.
Setiap calon pemilik franchise harus mengikuti “Hamburger University” yaitu pusat pelatihan perusahaan McDonald’s di Chicago. Dimana selama disana mereka akan menjalani program latihan intensive yang cukup lama untuk mempelajari semua aspek dari pengoperasian McDonald’s. dan pada gilirannya nanti mereka diharapkan dapat melatih tim kerja mereka dan memastikan karyawan dapat mengerti prosesdur operasional dengan baik dan benar.
Krock’s mencoba mengontrol kualitas dengan baik melalui aturan tertulis dan prosedur yang spesifik. melalui penilaian kinerja dari berbagai macam tugas, Kroc’s membangun system ini dengan aturan dan prosedur dengan standar kegiatan McDonald’s, dengan itu para pelanggan di seluruh dunia akan selalu menemukan kualitas yang sama pada segi cita rasa makanan dan pelayanannya.
Untuk para managernya , manager di McDonald’s secara berkala harus mengunjungi restoran mereka , yang dimiliki oleh franchisee, dimana franchisee hanya diizinkan mengoperasikan restoran mereka dengan aturan-aturan McDonald’s. Tidak hanya dalam hal efisiensi, kualitas dan pelayanan konsumen, McDonald’s juga mengembangkan norma, nilai dan budaya organisasi, yang menjadikan karyawan mereka memiliki standar dalam melayani dan memperlakukan konsumen. Dan lebih dari itu semua, McDonald’s mencoba memasukkan pelanggan kedalam budaya mereka, dimana mereka menunjukkan kepedulian mereka terhadap konsumen dengan membangun playground, menawarkan paket hemat, dan mengorganisai pesta ulang tahun untuk anak-anak. Focus dan tanggap tehadap kebutuhan konsumen, serta terus melakukan perbaikan secara berkesinambungan, dan control terhadap kualitas adalah strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan yang telah diterapkan oleh McDonald’s